Senin, 28 Oktober 2013

Minggu, 27/10/2013 13:16 WIB

Marquez vs Lorenzo Lanjut Sampai Seri Terakhir

Mohammad Resha Pratama - detikSport
Motegi - Siapa yang akan menjadi juara dunia MotoGP musim ini baru akan diketahui di seri terakhir, Valencia dua pekan mendatang. Marc Marquez atau Jorge Lorenzo?

Ini terjadi setelah Lorenzo memenangi seri Jepang di Motegi, Minggu (27/10) siang WIB, dengan mengungguli Marquez yang finis di posisi kedua. Dani Pedrosa finis di posisi ketiga yang sekaligus mengakhiri peluangnya menjadi juara dunia, karena cuma 280 poin.

Dengan begini, Lorenzo mengumpulkan 305 poin dan berselisih 13 angka dari Marquez (318 poin) yang berada di posisi puncak. Penentuan gelar juara pun harus dilakukan pada 10 November saat MotoGP menghelat balapan terakhirnya musim ini di sirkuit Riccardo Tomo di Valencia.

Marquez bisa menjadi juara dunia di musim debutnya dengan minimal finis di posisi keempat dan tak terpengaruh apapun hasil Lorenzo di Valencia. Sementara itu Lorenzo mau tak mau harus memenangi balapan sambil berharap Marquez finis di luar empat besar.

Jalannya Balapan

Begitu lampu hijau menyala, Lorenzo langsung tancap gas dan mempertahankan posisi terdepan. Lalu posisi Marquez menurun ke posisi ketiga usai disalip Valentino Rossi yang langsung melesat ke urutan kedua di tikungan pertama.

Satu lap kemudian Rossi melakukan kesalahan saat terlalu menikung terlalu lebar yang membuat Marquez dan Pedrosa dengan mudah menyalipnya. Lorenzo kini diburu dua pebalap Honda.Bahkan di lap ketiga posisi Rossi turun drastis ke urutan ke-10 karena motornya memasuki gravel. Lorenzo masih memimpin balapan dengan selisih 0,645 detik dari Marquez di posisi kedua.

Sepuluh lap berlalu, Lorenzo masih mempertahankan posisi terdepan dari kejaran Marquez dan Pedrosa. Selisih waktu Lorenzo dengan Marquez di posisi kedua adalah 0,4 detik. Balapan pun berlangsung dengan sengit.

Di lap ke-14 Lorenzo dan Marquez cuma berjarak sejengkal di mana Marquez nyaris masuk dari sebelah kanan Lorenzo, tapi pebalap Yamaha itu mampu menjaga posisinya.

Dua lap setelahnya Lorenzo sedikit melebarkan jarak dengan Marquez menjadi 0,54 detik. Satu lap sebelumnya Marquez sedikit melebar sehingga Lorenzo sempat menjauh dari kejaran rivalnya itu.

Di lap 17 Lorenzo melebarkan jarak menjadi 1,128 detik dari Marquez yang sempat melebar saat belok di tikungan 11. Sementara Pedrosa aman di posisi ketiga.

Lorenzo terus melebarkan jarak dari Marquez dari lap ke lap, sementara Marquez terlihat bermain aman demi menjaga posisinya di puncak klasemen.

Hingga akhirnya Lorenzo jadi pebalap pertama yang menyentuh garis finis, disusul Marquez, Pedrosa, Alvaro Bautista dan Stefan Bradl.
Sumber : http://sport.detik.com/read/2013/10/27/131601/2396582/81/2/marquez-vs-lorenzo-lanjut-sampai-seri-terakhir

Minggu, 27 Oktober 2013

Minggu, 27/10/2013 18:07 WIB

3 Mahasiswa Tenggelam di Danau Toba, 1 Hilang

Andi Siahaan - detikNews
Foto: KM Tunas Indah (Andi/detikcom)
Samosir - Nekat uji nyali dengan cara berenang di Danau Toba, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, 3 orang mahasiswa dari Universitas Al Washliyah (Univa) Medan, tenggelam. Satu orang mahasiswa dinyatakan hilang, sedangkan 2 orang lainnya bisa diselamatkan.

Peristiwa itu bermula ketika rombongan mahasiswa Univa berangkat dari Parapat, Kabupaten Simalungun, menuju Tomok, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir. Rombongan menaiki Kapal Motor (KM) Tunas Indah yang dinahkodai Martunas Jhosua Manurung.

Namun, sekitar 150 meter sebelum pelabuhan Tomok, tiga orang mahasiswa yakni Fadlan Batubara, (20) warga Kabupaten Serdang Bedagai, Alif Khan (20) warga Kota Tanjung Balai, dan Restu Habibi Lubis (20) warga Medan melompat ke danau. Padahal kapal belum sampai di dermaga.

"Keterangan dari saksi-saksi, mereka berniat uji nyali dengan cara berenang ke tepi. Diduga karena kecapekan, ketiganya tenggelam. Dua berhasil diselamatkan kawan-kawannya, namun satu tak berhasil ditemukan," ujar Kasat Pol Air Samosir, AKP J Sitopu, di Pelabuhan Tomok, Minggu (27/10/2013).

Sementara itu, salah seorang dosen FKIP Univa yang ikut rombongan, Endi Marshal Dalimunthe menjelaskan, ada 64 mahasiswa yang ikut romobongan dalam kapal itu. Mereka baru selesai mengikuti malam inagurasi di Parapat. Rencananya, hari ini mereka akan pulang ke Medan setelah berkunjung ke Tomok.

"Mereka baru mengikuti malam inagurasi, kita akan pulang ke Medan setelah dari Tomok," kata Endi Marshal Dalimunthe.

Hingga kini, mahasiswa yang hilang belum ditemukan. Polisi akan melanjutkan pencarian Senin (28/10) besok. Polisi juga akan memintai keterangan saksi-saksi, termasuk dua teman korban yang selamat.
Sumber : http://news.detik.com/read/2013/10/27/180731/2396730/10/3-mahasiswa-tenggelam-di-danau-toba-1-hilang?9922022
Minggu, 27/10/2013 14:00 WIB

Hari ke-377 Jokowi

Soal Peserta Marathon yang Meninggal, Ini Kata Jokowi

Rina Atriana - detikNews
Jakarta - Seorang peserta Jakarta Marathon Festival bernama Sumaryo (60) meninggal sebelum mencapai garis finish. Gubernur DKI Joko Widodo yang juga hadir dalam kegiatan itu mengaku belum mendapat kabar.

"Saya belum tahu, yang saya tahu ada satu dua yang dibawa ke rumah sakit," kata Jokowi usai meresmikan amphiteater di pinggiran Waduk Pluit, Pluit, Jakarta Utara, Minggu (27/10/2013).

Namun, Jokowi menduga tak ada kesalahan prosedur yang dilakukan panitia terkait kesehatan peserta sebelum mengikuti lomba. Peraturan dalam maraton ini juga telah sesuai dengan standar internasional.

"Itu kan sudah standar internasional dan sudah ada di panitia saya rasa. Standar kesehataan yang disiapkan seperti apa, semuanya ada. Ini kan pelaksanaan Jakarta maraton bukan main-main," ujarnya yang mengenakan kemeja putih dan celana hitam.

Kepala Bagian Medis Jakarta Marathon Iwan Kurniawan menyatakan Sumaryo terjatuh dan pingsan saat melintasi Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta Pusat. Kemudian ia dilarikan ke RS Jakarta namun nyawanya tak terselamatkan.

"Terjatuh di sekitar Sarinah pukul 06.15 WIB, dilarikan ke RS Jakarta dan dinyatakan meninggal pukul 07.15 WIB," ujar Iwan, di Monas, Jakarta, Minggu (27/10).

Informasi yang dihimpun Sumaryo yang berusia 60 tahun merupakan rektor Sekolah Tinggi Seminari Mertoyudan. Namun panitia enggan menjelaskan detil identitas Sumaryo.
Sumber :http://news.detik.com/read/2013/10/27/140058/2396599/10/soal-peserta-marathon-yang-meninggal-ini-kata-jokowi?9922032

Sudah Berjalan 68 Tahun, Kok Masih Ada yang Belum Dapat Listrik?

Maikel Jefriando - detikfinance
Minggu, 27/10/2013 14:17 WIB

Tapi kok masih banyak rumah yang belum mendapatkan listrik?

Direktur Utama PT PLN persero Nur Pamudji mengatakan selama 68 tahun, sudah banyak sekali capaian soal listrik. Walaupun, Ia mengakui belum 100%. Sehingga masih ada daerah yang tidak mendapatkan aliran listrik.

"Memang belum 100%, karena banyak yang harus diselesaikan," ungkapnya pada peringatan hari listrik nasional di kantor PLN Distribusi Jabodetabek, Gambir, Jakarta, Minggu (27/10/2013).

Ia menuturkan, beberapa capaian yang terlihat seperti kapasitas listrik yang terus bertambah. Tahun 2009 hanya tercatat 30.000 mw, namun tahun 2013 sudah tercapai 46.000 mw.

"Kita ada progres yang luar biasa. Tahun 2009 ada 30.000 mw, sekarang tahun 2013 ada 46.000 mw. Dalam waktu 4 tahun bertambah lebih dari 50%," ujarnya.

Sementara itu untuk rasio elektrifikasi juga telah ada peningkatan tajam. Artinya dari waktu ke waktu banyak rumah yang sudah teraliri listrik.

"Kemudian rasio eletrifikasi meningkat luar biasa. Sekarang 70%. 10 tahun lala itu cuma 58%," sebutnya.

Untuk langkah efisiensi juga selalu diupayakan oleh perusahaan pelat merah ini. Misalnya dengan mengganti penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan Bahan Bakar Gas (BBG).

"Penggunaan BBM itu menurun drastis. Sekarang 12%, tahun depan ditargetkan 9%. Jadi sudah ada capaian-capaian," kata Nur.
Sumber :  http://finance.detik.com/read/2013/10/27/141749/2396610/1034/sudah-berjalan-68-tahun-kok-masih-ada-yang-belum-dapat-listrik?f9911013

El Clasico Tanpa Gol dari Messi dan Ronaldo

Doni Wahyudi - detikSport
Minggu, 27/10/2013 08:39 WIB
Getty Images
Jakarta - Panggung El Clasico pertama musim ini menjadi milik Neymar. Dua nama besar yang biasanya jadi bintang, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, absen mencetak gol.

Tiga gol yang tercipta dalam El Clasico, Minggu (27/10/2013) dinihari WIB, datang dari Neymar dan Alexis Sanchez untuk Barca, serta Jese Rodriguez bagi Madrid. Adalah Neymar yang jadi bintang dalam laga tersebut karena selain bikin gol dia juga menciptakan satu assist.

Terkait Messi, dia dalam beberapa tahun terakhir jadi mimpi buruk Madrid. Lihatlah statistiknya di laga-laga El Clasico: 18 gol dalam 25 pertandingan.

Messi saat ini berdiri sejajar dengan Alfredo Di Stefano sebagai top skorer El Clasico. Artinya dinihari tadi dia sebenarnya butuh satu gol tambahan saja untuk menjadi pemain paling subur sepanjang sejarah perseteruan Madrid dan Barcelona.

Namun dalam laga tersebut dia tak banyak berkontribusi saat diposisikan di kanan lapangan, sementara peran false nine diberikan pada Cesc Fabregas. Barca beruntung di sisi kiri Neymar tampil baik dengan aksi-aksinya. Messi juga tak banyak menciptakan peluang, dengan satu yang terbaik adalah saat dia tinggal berhadapan dengan Diego Lopez namun tendangannya ke tiang jauh terlalu lebar.

Kondisi serupa terjadi pada Ronaldo. Bintang asal Portugal itu mencetak delapan gol dalam enam Clasico terakhir, namun rentetan tersebut harus berhenti di Camp Nou beberapa jam lalu.

Seperti Messi, Ronaldo punya satu kesempatan matang mencetak gol. Namun dalam posisi satu lawan satu, bola tendangannya masih bisa dihalau Victor Valdes. Marca mencatat itu sebagai satu-satunya shot on goal yang dilepaskan Ronaldo dalam pertandingan tersebut.

Peluang lain Ronaldo adalah saat dia ditabrak oleh Javier Mascherano dalam sebuah momen perebutan bola di kotak penalti. Ketika itu CR7 mengklaim terjadi pelanggaran dan meminta penalti, namun wasit tak mengacuhkannya. Kontribusi terbesar Ronaldo dalam laga itu adalah assist yang dia berikan pada Jese Rodriguez.(din/mfi)
 
sumber:http://sport.detik.com/sepakbola/read/2013/10/27/083934/2396466/75/el-clasico-tanpa-gol-dari-messi-dan-ronaldo?b99220270

Minggu, 20 Oktober 2013

jelang motogp australia

Jelang MotoGP Australia

Punya Kans Kunci Gelar Juara, Persiapan Marquez Tetap seperti Biasa
Kris Fathoni W - detikSport

Getty Images/Mirco Lazzari
Sydney - Marc Marquez akan memulai usahanya mengunci gelar juara dunia MotoGP di tiga seri akhir, diawali dari Phillip Island. Walau tahu benar betapa krusialnya balapan nanti, pebalap Repsol Honda itu mengaku bakal tetap mempersiapkan diri seperti biasa.

Marquez sejauh ini memuncaki klasemen pebalap dengan 298 poin. Dari 15 balapan, ia berhasil memenangi enam di antaranya--sebuah rekor untuk rookie--dan cuma satu kali gagal naik podium.

Belum pernah lagi ada debutan yang langsung berhasil menyabet mahkota gelar juara dunia kelas primer sejak Kenny Roberts melakukannya pada 1978. Namun, Marquez menghadapi MotoGP Australia, Minggu (20/10/2013), dengan peluang untuk melakukannya.

Dengan keunggulan 43 poin atas Jorge Lorenzo dari Yamaha dan 54 poin atas Dani Pedrosa yang rekan setimnya di Repsol Honda, Marquez dipastikan menjuarai musim ini jika memiliki keunggulan 51 poin atas Lorenzo dan Pedrosa di akhir balapan di Phillip Island.

"Akhir pekan yang bagus di Malaysia dan kami meraih poin kejuaraan yang amat penting," kata Marquez di Crash.

"Kini tanpa ada waktu untuk beristirahat, kami menuju Australia untuk balapan berikutnya dan kami mesti mempertahankan arah dan mentalitas yang sama karena saat ini hal itu berfungsi dengan baik."

"Phillip Island akan penting buat kejuaraan dunia karena cuma tersisa tiga balapan lagi dan setiap poin menjadi pembeda, tapi kami akan berusaha mendekatinya sama seperti cara kami mendekati balapan lain, bekerja keras sedari awal dan menjaga konsentrasi," tuturnya.

Jika gagal mengamankan gelar juara dunia akhir pekan ini, Marquez langsung memiliki peluang lain sepekan berselang ketika balapan dilangsungkan di Motegi pada 27 Oktober. Musim sendiri akan ditutup di Valencia pada 10 November.

Sumber : detiksport.com

Senin, 07 Oktober 2013

Definisi Masalah Sosial dalam Masyarakat

Masalah sosial adalah ketidaksesuaian antara unsur-unsur kebudayaan atau masyarakat , yang membahayakan kehidupan kelompok sosial . Jika ada bentrokan antara elemen yang ada dapat menyebabkan gangguan hubungan sosial seperti kegoyahan dalam kehidupan kelompok atau masyarakat. masalah sosial yang timbul dari terjadinya perbedaan yang signifikan antara nilai-nilai dalam masyarakat dengan realita yang ada . Yang dapat menjadi sumber masalah sosial yang proses sosial tersebut dan bencana alam . Masalah sosial dalam masyarakat ditetapkan oleh lembaga yang memiliki kewenangan khusus seperti tokoh masyarakat , pemerintah, organisasi sosial, pertemuan masyarakat , dan sebagainya. Masalah dapat dikategorikan menjadi empat jenis faktor sosial, yang meliputi :
1 . Faktor ekonomi : Kemiskinan , pengangguran , dll .
2 . Faktor budaya : perceraian , kenakalan remaja , dll .
3 . Faktor biologis : penyakit menular , keracunan makanan , dll .
4 . Faktor psikologis : penyakit saraf , kultus , dll .
Memang , di dunia ini tidak ada hal yang sempurna dari semua sisi kehidupan . di negara-negara miskin dan yang sedang membangun , pasangan yang baru menikah , biasanya memulai proyek memiliki anak , karena itulah tujuan pernikahan mereka , memulai sebuah keluarga . Di sisi lain , banyak gadis remaja hamil adalah hasil dari kelengahan mereka yang tidak menggunakan perlindungan saat berhubungan seks dengan lawan jenis . Dimana pada kenyataannya sebagian besar dari mereka tidak siap dengan kedatangan bayi . mereka akhirnya berakhir di klinik aborsi yang banyak direkomendasikan dari mulut ke mulut . Dan untuk membuat masalah lebih buruk , ada juga tega meninggalkan bayi-bayi di tempat sampah , di jalan . Kebanyakan bayi menemukan buangan beruntung dan segera diselamatkan . Yang lain meninggal karena dehidrasi , kedinginan dan timbulnya komplikasi lain yang tidak dapat dihindari ketika bayi itu ditinggal sendirian di jalanan . Di sisi lain , di negara maju , banyak pasangan yang setelah hidup bersama atau menikah, lebih memilih untuk menunggu sampai mereka merasa siap untuk menjadi orangtua yang bertanggung jawab . Meskipun sebagian besar tidak memiliki anak karena alasan ekonomi dan atau prinsip-prinsip yang mereka pegang

  AT 





Opini : Seharusnya para gadis remaja bisa menjaga diri , sehingga terlindung dari pergaulan bebas dan orang tua juga harus ikut berperan dalam menjaga dan menasehati anak nya dari pergaulan bebas agar tidak merusak masa depan anaknya kelak .